Maaf,
aku hanya ingin memberanikan diri
Kesempatan ini bisa hilang
Bolehkah kursi kosong ini
se mentara kuhuni?
Karena tak kenal maka tidak
sayang
Teman—temanku tertawakanku di
be lakang sekarang
Perkenalan zaman sekarang
tinggal tinggalkan pesan
Tapi kes an yang kau beri
pasti takkan datang lagi
Kau buat realitaku seakan maya
Kau cantik, buat kepayang
Kau cantik,
tidak karuan
Aku sampai lupa bernapas
Udaraku untukmu
Kau can tik, tidak karuan
Syair demi syair,
bait—bait manis menggelitik telingamu
Bukan hal yang sudah aku siapkan,
oh, sedari dulu
Tak pernah ada perempuan
yang kujadikan latihan
Jiwaku berbahasa cinta karenamu
Kau cantik, buat kepayang
Kau cantik,
tidak karuan
Aku
sampai lupa bernapas
Udaraku untukmu
Kau cantik, tidak karuan
Kau cantik tidak karuan
Sampai lupa daratan
Sampai tengah lautan
Mana jalanku pulang?
Siapa yang mau pulang?
Rumahku kamu sekarang
Kulawan gelombang, kutikam badai
Aku dayung, dayung, dayung,
dayung
Dayung terus memburu
Kompas arah utara,
tempat hatimu berlabuh
Nyalakan lampu, mercusuarmu pandu
Diam di sana, ku siap menuju surga
Kau cantik, buat kepayang (cantikmu
buatku tidak karuan)
Kau cantik, tidak karuan (kau
buatku sulit bernapas)
Ak u sampai lupa bernapas
Udaraku untukmu
Kau cantik, tidak karuan